ANTARA CITRA DAN TINDAKAN: KONTRADIKSI MORALITAS DALAM NOVEL PENDOSA YANG SALEH KARYA ROYYAN JULIAN

Nuzula Maghfiro, Lintang Amita Krisnandini, Nita Puspita Sari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontradiksi moralitas para tokoh dalam novel Pendosa yang Saleh karya Royyan Julian yang dinarasikan melalui tindakan dan dialog antartokoh. Penelitian ini mengaplikasikan teori sosiologi sastra dari Lucien Goldmann berupa strukturalisme genetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis teks. Data penelitian berupa kutipan-kutipan yang dipilih dari novel Pendosa yang Saleh. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kontradiksi moralitas yang digambarkan melalui tokoh-tokoh berikut, yakni (1) Habib Umar yang melakukan tindak perzinahan dan perselingkuhan secara diam-diam yang tidak sejalan dengan citranya dan ajaran agama yang dianut; (2) Desi yang merupakan anak perempuan dari keluarga dengan ajaran agama yang kuat, tetapi menunjukkan sikap menentang pada orang tuanya dan meragukan ajaran agama yang disampaikan orang tuanya; (3) Mubarak yang memiliki orientasi seksual berupa pedofilia, yang mana bertentangan dengan citranya sebagai anak seorang kiai yang memiliki pemahaman agama yang mendalam.

Kata kunci: Kontradiksi, moralitas, Pendosa yang Saleh, Royyan Julian, strukturalisme genetik

 

Abstract

This research aims to reveal the contradictions of the characters’ morality in the novel Pendosa yang Saleh by Royyan Julian, narrated through the characters’ actions and dialogue. This research applies Lucien Goldmann's theory of literary sociology in the form of genetic structuralism. The method used in this research is a text analysis method. The research data are selected quotations from the novel Pendosa yang Saleh. The results of this study show the contradiction of morality described through the following characters, namely (1) Habib Umar who commits adultery and infidelity secretly which is not in line with his image and religious teachings; (2) Desi who is a daughter from a family with strong religious teachings, but shows a defiant attitude towards her parents and doubts the religious teachings conveyed by her parents; (3) Mubarak who has a sexual orientation in the form of pedophilia, which contradicts his image as the son of a kiai who has a deep religious understanding.

Keywords: Contradiction, morality, Righteous Sinner, Royyan Julian, genetic structuralism


Keywords


Kontradiksi, moralitas, Pendosa yang Saleh, Royyan Julian, strukturalisme genetik

Full Text:

PDF

References


Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Amalia, M. (2018). Prostitusi Dan Perzinahan Dalam Perspektif Hukum Islam. Tahkim (Jurnal Peradaban Dan Hukum Islam), 1(1), 68–87. https://doi.org/10.29313/tahkim.v1i1.3265

Ansori, M. I., Kholifah, U. N., & Ismaya, A. (2023). Fetishism and Mental Health: A Literature Review on the Psychological Implications. UInScof, 1(2). https://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/UInScof2022/article/view/1098%0Ahttps://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/UInScof2022/article/download/1098/879

Bachtiar, N. (2024). Figur Kiai Pada Masyarakat dan Implikasinya Bagi Konselor Pendidikan. Cognitive: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 92–101. https://doi.org/10.61743/cg.v1i2.51

Dewantara, A. W. (2017). Filsafat Moral: Pergumulan Etis Keseharian Hidup Manusia. Kanisius.

Fataa, A. Z., Parmono, B., & Hifayati, R. (2024). Pemberian Sanksi Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pedofilia di Indonesia. DINAMIKA, 30(1), 9810–9829.

Goldmann, L. (1967). Towards a sociology of the novel. London: Tavistock Publications.

Hayatunnisa, H., Jenika Fejrin, Milki Salwa Nor Azizah, Muhamad Ilham, Wayan Gastiadirrijal, Syahidin Syahidin, & Muhamad Parhan. (2024). Konsep Etika Dan Moralitas Sebagai Materi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(2), 77–84. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i2.765

Ibda, F. (2023). Perkembangan Moral Dalam Pandangan Lawrence Kohlberg. Intelektualita, 12(1), 62–77. https://doi.org/10.22373/ji.v12i1.19256

Julian, R. (2021). Pendosa yang Saleh. Cantrik Pustaka.

Kamila, A., Fathurohman, I., & Kanzunnudin, M. (2023). Fakta Kemanusiaan dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.56916/ejip.v2i1.246

Kemendikbud. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima. http://kbbi.kemdikbud.go.id/

Luthfi, K. (2018). Masyarakat indonesia dan Tanggung Jawab Moralitas. Guepedia.

Maghfiro, N. (2023). Dekonstruksi Moralitas dalam Novel Pendosa yang Saleh Karya Royyan Julian. Universitas Airlangga.

Martiasari, A. (2019). Kajian Tentang Perilaku Kejahatan dan Penyimpangan Seksual dalam Sudut Pandang Sosiologis dan Hukum Positif Indonesia. Yurispruden, 2(1), 103–118. https://doi.org/10.33474/yur.v2i1.958

Mulyani, Z. D., & Arifin, T. (2024). Komparasi Hukum Perselingkuhan Dalam Pasal 284 KUHPidana Dan Hadits Riwayat Ahmad. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 3(4), 1–14.

Nur, S., Hudiyono, Y., & Dahlan, D. (2023). Moralitas Tokoh Utama Dalam Novel Tuhan Lindungi Mahkotaku Karya Arif YS: Kajian Sosiologi Sastra. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 7(1), 72–84. https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i1.6739

Nurmaida, M., Kamaludin, M., & Risnawati, R. (2020). Representasi Nilai-nilai Moral dalam Novel “Assalamualikum Calon Imam” (Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap Tokoh Dokter Alif). Jurnal Audiens, 1(1). https://doi.org/10.18196/ja.1102

Oktaviantina, Adek Dwi. (2017). Moralitas Tokoh Novel Bonsai Karya Pralampita Lembahmata. Jurnal Bebasan, 4 (2), 86-96.

Pratama, R. W., & Pribadi, R. (2021). Perspektif Kriminologi Dan Viktimologi Terhadap Kasus Tindak Pidana Pedofilia Menurut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. Journal Presumption of Law, 3(2), 181–205. https://doi.org/10.31949/jpl.v3i2.1507

Rachman, A. K., Sumarti, E., & Kinanti, K. P. (2022). Moralitas Tokoh dalam Novel Diktha dan Hukum Karya Dhia ’ an. Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 28(1), 12–18.

Rahman, N. E., Fatoni, M., Rahman, N. E., & Fatoni, M. (2024). Korelasi Antara Tingkat Stigma dan Upaya Normalisasi Stigma Oleh Oknum Pemuka Agama yang Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual. Analisa Sosiologi, 13(2), 276–296.




DOI: https://doi.org/10.51817/susastra.v14i1.221

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

SUSASTRA: jurnal Ilmu Susastra dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License


SUSASTRA: jurnal Ilmu Susastra dan Budaya Indexed in:

       

       

 

SUSASTRA: Jurnal Ilmu Susastra dan Budaya diterbitkan oleh Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI), Grha STR, Jalan Ampera Raya nomor 11, Telepon (021) 7813708, Jakarta Selatan 12550

View My Stats