EKSPRESI BENTUK KATA EROTISME DALAM PROSA INDONESIA TAHUN 2000-2015: ANALISIS STILISTIKA

Mahfuddin Mahfuddin, Irna Fitriana

Abstract


The purpose of this study was to find differences in the forms of the word eroticism by male and female authors in contemporary Indonesian prose written from 2000 to 2015. The theory used to find the research objective is the theory of linguistic stylistics. This type of research is qualitative research. The research sample was obtained through purposive sampling and data analysis techniques using a flow model. This study shows that female authors are more vulgar in expressing eroticism than male authors. This is indicated by variations in both morphological construction patterns and the number of tenses used by female authors which are more varied. The study found that male and female authors used several morphological processes in forming the word eroticism. The word forms of eroticism are classified into two areas, namely the forms of the words of the organs of eroticism and the forms of the words of erotic activity. It was also found that male and female authors have the same process of forming the word eroticism. However, female authors are more explorative and varied in forming the word eroticism through morphological processes than male authors.

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah menemukan perbedaan bentuk kata erotisme hasil karya pengarang pria dan pengarang wanita dalam prosa Indonesia mutakhir yang ditulis dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2015. Teori yang dipakai untuk menemukan tujuan penelitian adalah teori stilistika linguistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sampel penelitian diperoleh melalui purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan flow model (model mengalir). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengarang wanita lebih vulgar dalam mengungkapkan bentuk kata erotisme daripada pengarang pria. Hal ini ditandai dengan variasi baik pola konstruksi morfologis maupun jumlah bentuk kata yang digunakan pengarang wanita lebih variatif. Penelitian menemukan bahwa pengarang pria dan pengarang wanita menggunakan beberapa proses morfologis dalam membentuk kata erotisme. Bentuk kata erotisme diklasifikasikan menjadi dua wilayah, yaitu bentuk kata organ erotisme dan bentuk kata aktifitas erotisme. Ditemukan pula bahwa pengarang pria dan pengarang wanita memiliki persamaan proses membentuk kata erotisme. Akan tetapi, pengarang wanita lebih eksploratif dan variatif dalam membentuk kata erotisme melalui proses morfologis daripada pengarang pria. 


Keywords


erotisme; bentuk kata; pengarang pria; pengarang wanita

Full Text:

PDF

References


Abrams, M. H. (1999). A Glossary of Literary Terms. Boston, Massachusetts: Heinle & Heinle

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Ayu, D. M. (2007). Nayla. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Azhar, M., dkk. (2014). “Foregrounding Of The Theme Of Love Ii “IN THE RAIN”. International Journal of Academic Research and Reflection. Volume 2, No. 1, 2014. Hal. 33 – 40. United Kingdom: Progressive Academic Publishing.

Bilal, H.A., dkk. (2012). “Stylistic Analysis of The Voice”. International Journal of Linguistics. Volume 4, No. 3. Hal. 433 – 442. United States: Macrothin Institute.

Dahlan, M. M. (2003). Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur. Yogyakarta: Scripta Manent.

Darwis dan Kamsinah. (2013). “Penggunaan Eufemisme Sebagai Strategi Kesantunan Bertutur dalam Bahasa Bugis: Analisis Stilistika”. ARKEOLOGI, SEJARAH DAN BUDAYA Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-2 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu. Hal. 39-46. Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi 26 - 27 November 2013.

Fomukong, E.A. (2017). “Stylistic Processes of Meaning-Making: An Analysis of Selected Newspaper Headlines of 20 May 2017 Celebration in Cameroon”. International Journal of Linguistics 'Macrothink Institute. Volume 9, No. Hal. 122 – 133. United States: Macrothink Institute.

Graddol, D. dan Joan S. (2003). Gender Voices: Telaah Kritis Relasi bahasa-Gender (diterjemahkan oleh M. Muhith) Pasuruan: Pedati.

Gray, J. (2001). Men Are from Mars, Women Are from Venus. Dialihbahasanakan oleh T. Hermajaya. Jakarta: Gramedia.

https://kbbi.web.id. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (diunduh tgl 26 November 2018, pukul 18.30).

Hussain, I. dan Mansoor, S. (2017). “Stylistics Analysis of Sylvia Plath’s Poem Poppies in October”. Journal of Literature, Languages and Linguistics (IISTE) International Knowledge Sharing Platform. Vol. 33. Hal. 23 – 27.

Kurniawan, E. (2014). Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas. Jakarta: PT Gramedia.

Leech, G. N. & Short, M. H. (1993). Gaya dalam Cereka: Penerapan Linguistik dalam Prosa Cereka Inggris. (Terjemahan Style in Fiction: A Linguistic Introduction to English Fictional Prose Oleh Umar Junus). Selangor: Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia.

Lestari, D. (2014). Supernova: Gelombang. Yogyakarta: PT Bentang Pustaka.

Rusmini, O. (2007). Tarian Bumi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sari, Y.I, dkk (2014). “Erotisme dalam Novel Pengakuan Eks Parasit Lajang Karya Ayu Utami”. E-jurnal Faculty Education Bung Hatta University. Vol. 3, No. 6. Hal. 1 – 9.

Sitanggang, S.R.H., dkk. (2002). Unsur Erotisme dalam Novel Indonesia 1960-1970-an. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Suherman, M. (2014). RE: Perempuan. Jakarta: PT Gramedia.

Supriatin, Y.M. (2011). “Pengungkapan Seksualitas dalam Seni Sastra: Metafor Seksual”. Jurnal Sosioteknologi. Vol. 10. No. 22, Hal. 1061 – 1068.

Thomas, L. dan Shan, W. (2007). Bahasa, Masyarakat dan Kekuasaan (diterjemahkan oleh Sunoto dkk). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Trudgill, P. (1984). Sociolinguistics: An Introduction. Hardmonsworth: Pinguin Books Ltd.

Utami, A. (2013). Pengakuan Si Parasit Lajang. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Wardhaugh, R. (2010). An Introduction to Sociolinguistics. London: Basil.




DOI: https://doi.org/10.51817/susastra.v11i1.75

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

SUSASTRA: jurnal Ilmu Susastra dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License


SUSASTRA: jurnal Ilmu Susastra dan Budaya Indexed in:

       

       

 

SUSASTRA: Jurnal Ilmu Susastra dan Budaya diterbitkan oleh Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI), Grha STR, Jalan Ampera Raya nomor 11, Telepon (021) 7813708, Jakarta Selatan 12550

View My Stats